Belanda Mengakui Kemerdekaan Indonesia

Belanda mengakui Kemerdekaan Indonesia

Pada November 1946, perjanjian draft membentuk Uni Indonesia-Belanda tercapai, namun perbedaan penafsiran mengakibatkan pertempuran antara pasukan Belanda dan nasionalis. Setelah perang pahit kemerdekaan, para pemimpin dari kedua belah pihak sepakat untuk hal serikat pekerja pada tanggal 2 November 1949. Penyerahan kedaulatan berlangsung di Amsterdam pada 27 Desember 1949. Pada Februari 1956, Indonesia membatalkan serikat dan mulai merebut milik Belanda di kepulauan.

Pada tahun 1963, Belanda Nugini (bagian Belanda dari pulau New Guinea) dipindahkan ke Indonesia dan berganti nama menjadi Irian Barat, yang menjadi Irian Jaya pada tahun 1973 dan Papua Barat pada tahun 2000. Hatta dan Sukarno, cofathers kemerdekaan Indonesia, terbagi atas konsep Sukarno “demokrasi terpimpin”, dan di bawah pemerintahan Sukarno Partai Komunis Indonesia (PKI) terus meningkat pengaruhnya.

Soekarno sebagai presiden seumur hidup pada tahun 1966. Dia menikmati dukungan massa untuk kebijakan-kebijakannya, tetapi perebutan kekuasaan tumbuh antara militer dan PKI menjulang di atas pemerintahannya. Setelah kudeta militer percobaan berhasil diredakan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Suharto, dan perwira yang loyal kepadanya, pasukan Suharto menewaskan ratusan ribu Komunis tersangka dalam pembersihan besar-besaran bertujuan merusak aturan Sukarno.

Jangan lupa untuk meninggalkan jejak di CATATAN PENGUNJUNG

saya cinta Indonesia

Ditulis dalam Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

STATISTIK
  • 255,135 Kunjungan