Dampak Positif Dan Negatif Jejaring sosial

Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.

Analisis jaringan sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.

Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya

Teori Sosiologi Jaringan Sosial

a. Teori Kelembagaan Baru (New Institusional)

         Secara ringkas pemikiran Nee (2005) mengenao Teori Kelembagaan Baru diawali dengan gagasannya untuk menjelaskan bagaimana institusi berinteraksi dengan jaringan social (social network) dan norma-norma social untuk mengarahkan tindakan-tindakan ekonomi.

          Intinya, Nee mengemukakan adanya terjadi mekanisme integrasi hubungan formal dan informal pada setiap level kausual, yakni pada tataran mikro (individu), meso (kelompok ataupun organisasi), dan tataran makro berupa lingkungan kebijakan (policy environment). Jika integrasi itu tidak berjalan sesuai dengan harapan, maka kemungkinan ada kecenderungan terjadi inequality sumber-sumber social seperti yang dikemukakan Lin (2000). Pada intinya ia membahas mengenai ketidakmerataan (inequality) capital social dengan menganalisis hambatan structural dan dinamika norma-norma social dalam interaksi masyarakat. Proporsi menarik yang dikemukakan adalah bahwa ketidakmerataam sumber daya (termasuk jaringan social) akan menyebabkan ketidakseimbangan social (social inequality). Disini ia mengemukakan definisi kapita social sebagai investasi yang dapat dimanfaatkan dalam mencapai hasil yang diharapkan, dan investasi itu tertambat dalam relasi social. Terakhir dikemukakan bahwa karakteristik jaringan social juga berpengaruh terhadap penguasaan dan pemanfaatan sumber daya social. Lin juga meyakini bahwa terdapat hambatan structural antara lain berupa ketidakseimbangan posisi social ekonomi diantara individu, yang cenderung akan menggunakan kekuatan ikatan social mengikat dan faktor kekearabatan dalam mengakses sumber-sumber social.

b. Teori Jaringan Sosial

Jaringan social merupakan salah satu dimensi capital social selain kepercayaan dan norma. Konsep jaringan dalam capital social lebih memfokuskan pada aspek ikatan antar simpul yang bisa berupa orang atau kelompok (organisasi). Dalam hal ini terdapat pengertian adanya hubungan social yang diikat oleh adanya kepercayaan yang mana kepercayaan itu dipertahankan dan dijaga oleh norma-norma yang ada. Pada konsep jaringan ini, terdapat unsure kerja, yang melalui media hubungan social menjadi kerja sama. Pada dasarnya jaringan social terbentuk karena adanya rasa saling tahu, saling menginformasikan, saling mengingatkan, dan saling membantu dalam melaksanakan ataupun mengatasi sesuatu. Selanjutnya jaringan itu sendiri dapat terbentuk dari hubungan antar personal, antar individu dengan institusi, serta jaringan antar institusi. Sementara jaringan social (network) merupakan dimensi yang bisa saja memerlukan dukungan dua dimensi lainnya karena kerja sama atau jaringan social tidak akan terwujud tanpa dilandasi norma dan rasa saling percaya.

          Terdapat empat prinsip utama yang melandasi pemikiran mengenai adanya hubungan pengaruh antara jaringan social dengan manfaat ekonomi, yakni: Pertama, norma dan kepadatan jaringan (network density). Kedua, lemah atau kuatnya ikatan yakni manfaat ekonomi yang ternyata cenderung didapat dari ikatan yang lemah. Dalam konteks ini dijelaskan bahwa pada tataran empiris, informasi baru misalnya akan cenderung didapat dari kenalan baru dibandingkan dengan teman dekat yang umumnya memiliki wawasan yang hampir sama dengan individu, dan kenalan baru relative membuka cakrawala dunia luar individu. Ketiga, peran lubang struktur yang berada di luar ikatan lemah ataupun ikatan kuat yang ternyata berkontribusi untuk menjembatani relasi individu dengan pihak luar. Keempat, interpretasi terhadap tindakan ekonomi dan non ekonomi, yaitu adanya kegiatan-kegiatan non ekonomis yang dilakukan dalam kehidupan social individu yang ternyata mempengaruhi tindakan ekonominya.

Masuknya suatu inovasi dalam system social sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain berupa factor internal yang berupa cirri-ciri atau karakteristik individu yang akan berkonsekuensi pada terjadinya perubahan dalam system social itu, sebagai akibat dari pengadopsian ataupun penolakan suatu inovasi. Adopsi inovasi merupakan konsep yang merujuk kepada suatu proses, yakni proses mental yang terjadi pada diri individu sejak pertama kali mengenal inovasi sampai mengadopsinya. Inovasi merupakan bagian dari konsep perubahan social yang mengandung adanya gejala modifikasi system struktur dan kultur. Semua inovasi merupakan perubahan social, tetapi perubahan social bukan inovasi. Penyebaran atau diseminasi inovasi teknologi pada dasarnya merupakan transfer teknologi dari hasil-hasil penelitian kepada pengguna. Proses penyebaran inovasi tentunnya sangat tergantung dari beberapa hal, termasuk kondisi social, ekonomi, dan budaya masyarakat. Pengaruh inovasi teknologi dan ekonomi menyebabkan perubaha struktur, atau lebih konkritnya adalah perubahan kelas social sebagai akibat adanya mobilitas social, terutama mobilitas social masyarakat.

Penulis sependapat dengan pemikiran bahwa teori kelembagaan baru memberikan penekanan kepada interaksi komponen capital social berupa jaringan social yang ada pada level mikro dan meso dengan hokum formal atau dapat dikatakan sebagai lingkungan kebijakan di level makro dalam merealisasikan kepentingan individu. Kapital social dikonsepsikan sebagai kuantitas dan kualitas sumber daya yang oleh actor dapat diakses dan dimannfaatkan melalui posisi atau lokasinya dalam jaringan social. Konsep tersebut menjelaskan bahwa yang pertama mengandung pengertian mengenai sumber capital social yang dapat diakses pada relasi social, sedangkan konsep yang kedua member penekanan mengenai lokasi atau sumber capital social berada pada jaringan social atau karakteristik jaringan social. Demikian pula mengenai proporsi bahwa semakin kuat jaringan social akan berasosiasi positif dengan sumber sumber daya social.

Layanan Jaringan Sosial

Sebuah layanan jaringan sosial adalah layanan online, platform, atau situs yang berfokus pada bangunan dan mencerminkan jaringan sosial atau hubungan sosial antara orang-orang, misalnya berbagi minat atau aktivitas . Sebuah layanan jaringan sosial pada dasarnya mewakili setiap pengguna (profil), link sosial, dan berbagai layanan tambahan.

Kebanyakan layanan jaringan sosial berbasis web dan menyediakan sarana bagi pengguna untuk berinteraksi melalui internet, seperti e-mail dan pesan instan. Meskipun layanan komunitas online terkadang dianggap sebagai sebuah layanan jaringan sosial. Dalam arti yang lebih luas, layanan jaringan sosial berarti layanan berpusat-individu, sedangkan layanan komunitas online adalah berpusat-kelompok. Situs jejaring sosial memungkinkan pengguna untuk berbagi gagasan, aktivitas, acara, dan minat/kepentingan dalam jaringan masing-masing.

Tujuan dari jaringan adalah untuk terhubung dengan orang-orang. Salah satu perbedaan utama antara jaringan tradisional dan jaringan online adalah kemampuan untuk memiliki profil pribadi yang kuat yang dapat diakses publik. Profil tersebut tersedia 24/7 (24 jam, 7 hari) bagi orang lain untuk dapat terhubung ke Anda, dan untuk melakukan apa saja secara online.

Dalam realitasnya, terlihat begitu banyak orang yang kehilangan beberapa teknik sederhana untuk memperkuat jaringan dan mendapatkan hasil dari situ. Jaringan sebenarnya tidak sesulit seperti yang dipikirkan banyak orang.

Cara Membangun Jaringan Sosial

a. Mendengarkan

Ada berbagai jenis mendengarkan:

1. Mendengarkan jauh lebih luas dari pemantauan, yang berarti:

(1) menjadi selaras dengan apa yang pelanggan Anda inginkan dan harapkan,

(2) terjun ke dalam kebutuhan status dan kepuasan yang orang-orang miliki,

(3) membantu orang mengganjar diri mereka sendiri dengan menjadi dermawan kepada orang lain,

(4) mengikat apa yang terjadi secara online langsung ke dunia nyata,

(5) menjadi mampu untuk mengidentifikasi dan berperanan pada pola-pola awal ke depan.

2. Mendengarkan adalah cara untuk berkolaborasi dan berimprovisasi secara efektif: orang membeli, bergabung, terhubung atas dasar emosi, percakapan adalah negosiasi makna. Mungkin cara yang paling ampuh untuk menenangkan emosi seseorang adalah dengan menghargai keprihatinan mereka. Ada tiga unsur dalam menghargai seseorang.

(1) Anda ingin memahami sudut pandang orang lain,

(2) menemukan kebaikan dalam apa yang mereka pikirkan, rasakan, atau lakukan,

(3) dan mengkomunikasikan manfaat yang Anda lihat.

3. Mendengarkan adalah suatu cara untuk mengetahui hati Anda: diam memang emas. Ini ketika Anda berhenti sejenak, mempertahankan asumsi Anda sendiri dan tetap berpikir bahwa Anda dapat membayar perhatian untuk detil-detil lebih bagus, di antara kata-kata dalam percakapan.

Kualitas mendengarkan tidak tergantung pada alat, maupun dalam berbagi ruang kantor, atau di berada di tim yang sama, jika hati, pikiran dan keinginan tidak ada. Mendengarkan sangat penting untuk menemukan makna. Dan makna adalah kunci untuk berhubungan. Itulah sebabnya jaringan bukan suatu kegiatan, bukan kata kerja, ini merupakan hasil

b. Berbicara

Agar dapat terjadi hubungan komunikasi timbal balik yang sesuai dengan tujuan komunikasi, segala hal yang berkaitan dengan proses komunikasi harus diperhatikan. Unsur utama dalam komunikasi adalah bagaimana seseorang dapat menggunakan bahasa yang baik dan tepat.

Selain itu, perlu dipertimbangkan pula aspek situasi, waktu, tempat, dan hubungan pembicara mitra atau kawan bicaranya, misalnya, saat membuka percakapan, saat menyampaikan pesan, dan ketika akan menutup pembicaraan. Hal ini biasanya memengaruhi pilihan kata dan ungkapan yang digunakan dalam percakapan.

Contoh Jejaring Sosial Media

1. Platform

Ada banyak platform yang bisa digunakan sebagai sarana berhubungan dengan orang-orang. Masing-masing platform memiliki pendekatan dan cara berbeda. Berikut beberapa platform yang populer dan sering digunakan oleh sebagian besar orang.

2. Twitter

Twitter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc., yang menawarkan jaringan sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut tweets. Tweets adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna. Tweets bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat tweets penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut.

Banyak yang mengatakan bahwa twitter adalah cara yang baik untuk tetap berhubungan dengan teman-teman. Namun, beberapa pengguna merasa ‘terlalu’ terhubung, karena mereka selalu menerima pesan yang tidak relevan dengan kebutuhan mereka.

Nielsen Online melaporkan bahwa Twitter memiliki tingkat retensi pengguna sebesar 40%. Banyak orang berhenti menggunakan layanan ini setelah satu bulan karena situs ini berpotensi mencapai hanya sekitar 10% dari semua pengguna internet.

Pada bulan Maret 2009, komik strip Doonesbury mulai menyindir Twitter. Banyak karakter menyoroti tweets dimana mengikuti tren-update terus-menerus. SuperNews! juga mengatakan bahwa Twitter sebagai kecanduan dan mengatakan tweets tidak lebih dari “teriakan ke kegelapan berharap seseorang mendengarkan”.

3. Facebook

Facebook (atau facebook) adalah sebuah layanan jejaring sosial dan situs web yang diluncurkan pada Februari 2004 yang dioperasikan dan dimiliki oleh Facebook, Inc. Pada Januari 2011, Facebook memiliki lebih dari 600 juta pengguna aktif.Pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat bergabung dengan grup pengguna yang memiliki tujuan tertentu, diurutkan berdasarkan tempat kerja, sekolah, perguruan tinggi, atau karakteristik lainnyaa. Nama layanan ini berasal dari nama buku yang diberikan kepada mahasiswa pada tahun akademik pertama oleh administrasi universitas di AS dengan tujuan membantu mahasiswa mengenal satu sama lain. Facebook memungkinkan setiap orang berusia minimal 13 tahun menjadi pengguna terdaftar di situs ini.

Facebook telah menghadapi berbagai kontroversi. Situs ini telah diblokir di beberapa negara termasuk Republik Rakyat Cina, Vietnam, Iran, Uzbekistan, Pakistan, Suriah, dan Bangladesh atas alasan yang berbeda-beda. Misalnya karena anti-Islam dan konten diskriminasi agama yang diizinkan oleh Facebook, situs ini dilarang di banyak negara di dunia. Selain itu, Facebook juga dilarang di beberapa perkantoran untuk mencegah karyawan membuang-buang waktu. Privasi pengguna Facebook juga dipermasalahkan dan keamanan akun pengguna telah ditembus beberapa kali. Facebook berhasil menyelesaikan tuntutan hukum mengenai klaim kode sumber dan properti intelektual.

4. Friendster

Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web jejaring sosial yang memberikan fasilitas untuk membuat profil dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan akun di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati masa beta test. Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog.

5. Myspace

MySpace merupakan sebuah situs jejaring sosial. Kantor pusatnya bertempat di Beverly Hills, California, dan berada dalam satu gedung perkantoran dengan pemilik langsung perusahaan tersebut, News Digital Media, kepunyaan News Corporation. MySpace menjadi situs jaringan sosial paling populer di Amerika Serikat pada bulan Juni 2006. Berdasarkan comScore, MySpace telah disusul oleh kompetitor internasional utamanya yaitu Facebook pada bulan April 2008. MySpace mempekerjakan 1000 karyawan pada bulan Juni 2009. Perusahaan tidak mengungkapkan pendapatan atau keuntungan secara terpisah dari News Corporation.

Dave Itzkoff, dalam Playboy (majalah) Juni 2006, mencoba memaparkan pengalamannya dengan keanggotaan beliau di MySpace. Dia mengindikasikan bahwa duplikasi desain sentral MySpace dilakukan untuk menyatukan orang-orang. Salah satu di antara beberapa kritiknya berkaitan dengan jarak yang dapat dijangkau internet memberikan keberanian bagi pengguna, contohnya bagi pengguna wanita yang menampilkan foto dirinya dengan pakaian minim pada halaman profilnya atau bersikap dan berperilaku tidak seperti yang akan mereka lakukan dalam kehidupan nyata. Itzkoff juga berpendapat tentang sifat adiktif, bahwa situs ini memakan waktu penggunanya. MySpace memberikan akses banyak orang kepada kehidupan anggota, tanpa memberikan waktu yang dibutuhkan untuk mengelola hubungan tersebut dan bahwa relasi tersebut tidak memiliki kedalaman hubungan. Itzkoff mengkritisi permohonan komersial dengan cara yang lebih halus di situs, seperti spanduk web dan link ke profil dan video klip yang berubah menjadi, misalnya, iklan untuk keluaran baru 20th Century Fox film. Ia juga mengamati bahwa bagian musik yang sangat didukung dan diapresiasi oleh MySpace lebih berat kepada keinginan label perusahaan rekaman, bukan musisi terobosan. Dalam kritik yang sehubungan dari seorang yang disebut ‘Judas’ oleh Itzkoff, dia mengilustrasikan bahwa saat tujuan “untuk menghubungkan dan menyatukan orang-orang yang mungkin tidak bergaul dengan satu sama lain dalam kehidupan nyata” mungkin tampak mulia, MySpace melanggar kontrak sosial, sehingga ia menilai bahwa MySpace tidak lebih dari situs iseng belaka.

6. Dan lain-lain  (skype, hi5, yahoo messanger, nimbuzz, mig33, meebo, e-buddy dll)

Manfaat Media  Jaringan Sosial

Media Jaringan sosial adalah media yang disediakan secara gratis dengan syarat syarat tertentu dan biasanya bersifat gratis dan online, dengan banyak fasilitas yang disediakan untuk mendukung membuat suatu jaringan, baik itu jaringan pertemanan, bisnis, fans, Mencari teman lama dan lain sebagainya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan internet di tanah air maupun didunia, semakin banyak pula pilihan media jaringan sosial online, sebut saja Facebook, Tagged, Frienster, myspace, bebo dan yang terakhir dan mulai naik daun adalah twitter, dan masih banyak lagi.

Dengan menjamurnya media jaringan sosial tersebut tentunya memberi dampak negatif dan positif, maka dari itu kita harus bisa menyeleksi secara dewasa jangan sampai dampak negatif lebih dominan yang pada ujungnya akan menguasai kita secara perlahan dengan ketergantungan pada media jaringan sosial tersebut.

Berikut adalah hasil analisa kami mengenai dampak negatif dan positif dari media jaringan sosial online :

DAMPAK POSITIF

  1. Media Bersifat gratis
  2. Memudahkan kita membentuk jaringan sosial, mulai dari teman lama, teman saat ini sampai pada teman baru
  3. Memudahkan untuk berkomunikasi satu teman dengan teman yang lain baik secara real time ataupun offline.
  4. Harus Diakui bagi seorang seorang pemula dan remaja media ini sangat membantu dan mendidik terutama dalam mengenal dan mengawali dunia internet.
  5. Bisa dimanfaatkan untuk media promosi/iklan dan pemberitahuan secara uptodate.
  6. dan manfaat hiburan lainnya seperti komunitas, kuis, game dll yang bisa menambah pengetahuan kita tentang teknologi maupun hal umum.

DAMPAK NEGATIF

  1. Menimbulkan ketergantungan.
  2. Dengan fasilitas yang beragam yang disediakan media tersebut, secara tidak langsung kita dituntut untuk meluangkan waktu bahkan terkadang secara tidak sadar menghabiskan banyak waktu dengan menjadikannya prioritas utama.
  3. Menciptakan dunia maya yang terkadang lebih mendoninasi daripada dunia nyata.
  4. Dengan menggap kebebasan berpendapat dan berekpresi dalam Media sosial, menjadikannya media tersebut seperti privasi padahal apa yang kita informasikan bisa dilihat oleh orang lain maupun orang yang telah ada dalam daftar pertemanan kita padahal tidak kita tidak bisa menjamin orang orang tersebut sebaik yang kita inginkan.
  5. Pandangan yang sebelumnya, “memanfaatkan” media tersebut, secara berlahan lahan akan berbalik kita yang “dimanfaatkan” oleh media tersebut karena media tersebut kebanyakan bergerak di dunia iklan.
  6. Rawan pencurian data pribadi dengan adanya hacker.

Jadi, kemajuan ilmu dan teknologi khususnya komputer mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia dan disisi lain dapat pula menyesatkan. Pada kenyataannya dari awal diciptakan, komputer memberikan banyak manfaat bagi manusia, seperti halnya kemudahan manusia untuk bekerja, mempermudah menyampaikan data, sampai dengan hiburan yang berdasar dari komputer. Terlebih sekarang tidak asing lagi di telinga kita, yaitu internet. Internet yang merupakan jaringan komputer terbesar di dunia, sebenarnya adalah sebuah jaringan dalam jaringan-jaringan. Internet adalah koleksi lebih dari 200.000 jaringan komputer individual yang dimiliki oleh pemerintah-pemerintah, universitas-universitas, nonprifit group, dan perusahaan-perusahaan. Jaringan-jaringan ini terhubung dengan kecepatan yang tinggi dan jarak yang jauh.

saya cinta Indonesia

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Artikel, GUNADARMA, Soft Skill

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

STATISTIK
  • 255,193 Kunjungan