Yang Dibenci tapi Begitu Ku Rindu

Ku kira selama ini dah bisa melupakan segala macam tentang mu.. Kupikir Ku siap membuka hatiku pada orang baru yang akan membahagiakanku..Segalanya memang tak mudah karena perjuangan bwt lupain km terus berlanjut.. Tak mudah mematikan perasaan pada seseorang yang pernah ada dalam hati, Kamu sudah jadi bagian dari hari hariku,.Perubahan yang begitu berbeda.. Membuat sulit menerima bahwa kita tak lagi sama.

Apa saja yang kita lakukan selama rentetan bulan kedekatan kita.. Ku juga tak tau apakah aku dan kamu bisa disebut punya hubungan atau tidak, karena semua berjalan dalam ketidakjelasan.. Penyatuan kita juga tak menemukan titik temu.. Mungkinkah dulu hanya Ku yang berjuang sendirian? Mungkinkah dulu hanya Ku yang inginkan kejelasan?

Kamu berbeda dari yang lainnya, kamu sederhana, apa adanya, misterius, dan begitu sulit untuk ditebak, meski masih banyak egoisnya, tapi begitu manis dalam beberapa peristiwa. Ku tak memikirkan bagaimana penampilanmu dan bagaimana caramu menata jilbabmu serta tata rias kosmetik dari wajahmu.. Ku mencintaimu karena begitulah kamu

Kamu yang dulu menggemaskan dalam keadaan yang bahkan sulit kujelaskan.. Ku sangat mencintaimu dan mungkin sekarang pun masih begitu.. Sadarkah kamu? Hari hari penantianmu kulewati dengan banyak pertanyaan..Apakah perasaanmu sedalam yang kuharapkan? 

Kamu mengajakku bicara dalam percakapan manis kita di pesan singkat.. Kamu menghangatkanku di tengah dinginnya malam dengan candaan kecilmu ditelpon.. Bagaimana mungkin Ku bisa begitu mudah melupakan hal hal special yang sempat kulewati bersamamu? Kamu bisa dengan mudah melupakan segalanya…

Ku bukanlah sosok yang kau inginkan.. Ku bukan sosok yang kau harapkan.. Menyakitkan bukan?

Jika keberadaanku tak pernah kau anggap meskipun Ku selalu hadir dalam malam mu ditengah kesibukanmu dan kesibukanku? Ku berusaha semampuku untuk membahagiakanmu, Namun nampaknya usahKu tak begitu terlihat dimatamu..

Dulu, kita yang banyak berbincang , kini jadi org tak saling kenal..

Setiap hari Ku berusaha menerima kenyataan dan perubahan itu.. Setiap harus Ku mencoba meyakinkan diriku bahwa suatu saat pasti Ku bisa melupakanmu..Ku pasti temukan yang lebih baik,,, Tapi ternyata tak semudah mencintaimu..

Kamu belum benar benar Ku miliki, tapi mengapa Ku bisa sesakit ini ???

Tak kuhiraukan keadaanku sekarang, Setidaknya dalam hati ini tak ada penyesalan.. aku sudah berusaha semampuku, aku sudah tepatin janjiku kekamu,, makasih manis,. Semoga indah pada waktunya..

Ku tersenyum, kamu tersenyum.. sederhana sekali..! Dan ternyata, dari banyaknya pengabaian rasa sakit yang kau berikan, Ku masih bisa melihat senyuman yang mengalirkan rasa begitu menggebu gebu yang mungkin ini ku sebut rindu..

Iklan

saya cinta Indonesia

Ditulis dalam Artikel, Coret Cepret, TULISAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

STATISTIK
  • 274,420 Kunjungan